Buat kamu yang nggak bisa memulai hari tanpa secangkir teh, ada kabar baik nih! Selama ini masih banyak yang percaya kalau minum teh bisa bikin tubuh dehidrasi karena mengandung kafein. Padahal, anggapan tersebut ternyata cuma mitos. Menurut para ahli gizi, teh tetap bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, hampir sama efektifnya dengan air putih jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Penelitian menunjukkan bahwa teh hitam memiliki kemampuan menghidrasi tubuh yang hampir setara dengan air putih. Memang, teh mengandung kafein yang bisa meningkatkan produksi urine. Namun, efek diuretik dari kafein pada teh tergolong ringan dan tidak akan membuat tubuh kekurangan cairan jika diminum dalam batas normal. Jadi, kamu nggak perlu khawatir menikmati secangkir teh favorit setiap hari.
Nggak cuma membantu menjaga hidrasi, teh juga punya manfaat lain buat kesehatan. Kandungan polifenol di dalam teh berfungsi sebagai antioksidan yang bisa membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kalau kamu ingin pilihan yang lebih maksimal untuk menjaga cairan tubuh, teh herbal seperti chamomile, peppermint, hibiscus, rooibos, atau jahe bisa jadi pilihan. Soalnya, jenis teh ini tidak mengandung kafein sehingga mampu menghidrasi tubuh tanpa efek diuretik.
Meski begitu, bukan berarti kamu bisa mengganti semua kebutuhan cairan harian dengan teh ya, Sobat Muda. Para ahli menyarankan konsumsi sekitar tiga hingga lima cangkir teh per hari agar manfaatnya tetap optimal. Terlalu banyak minum teh justru bisa mengganggu pencernaan, meningkatkan sensitivitas terhadap kafein, dan menghambat penyerapan beberapa mineral. Jadi, tetap utamakan air putih sebagai sumber cairan utama, sementara teh bisa jadi pelengkap yang bikin tubuh tetap segar sekaligus mendapatkan manfaat tambahan untuk kesehatan.
Penulis: Nakhwatunnida (Kiva)
Editor: Nakhwatunnida (Kiva)