Halo Kampus
0

Implementasi MBKM, UIN Malang Jalin MoU bersama Pemprov Jatim

Sumber foto: Malang Times

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengimplementasikan program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM). Hal tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan dengan menjalankan sebuah kerja sama antara Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Kesungguhan dalam kerja sama ini tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan kedua belah pihak pada Rabu (27/7/2022) di Surabaya.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Dr Isroqunnajah MAg, menyampaikan, bahwa kerja sama dengan Pemprov Jatim dengan nomor:120.23/080/PKS/011.03/2022 dan nomor: 3339/Un.03/OT.01.6/7/2022 yang ditandatangani langsung Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Andromeda Qomariah.

Kerja sama kedua pihak ini juga fokus terhadap implementasi MBKM dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia. Disamping itu, pada sektor yang lain, seperti peningkatan produk koperasi, usaha kecil dan menengah di Jawa Timur melalui ekonomi syariah, literasi perpustakaan, dan percepatan sertifikasi halal juga tak lupa menjadi hal yang akan dikembangkan kedua belah pihak.

Lebih fokus lagi, kerja sama ini menghasilkan kesepakatan bahwa tujuan perjanjian ini tidak lain untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), yang berkaitan dengan quality education, decent world and economic growth dan partnership for the goals.

“Harapannya, agar terwujud peningkatan perekonomian di Jawa Timur. Tentunya melalui pengembangan produk Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K-UKM) berbasis Percepatan Sertifikasi Halal,” tuturnya.

Selain itu, pada bidang pendidikan, Mahasiswa maupun Dosen tentunya dapat berpartisipasi untuk memajukan dunia UMKM. Seperti dengan melakukan edukasi tentang sistem informasi yang berkembang saat ini, atau mengenai manajemen dalam sebuah bidang usaha.

Sehingga apa yang menjadi tujuan utama dari program ini, khususnya persoalan peningkatan Kompetensi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (K-UKM) melalui media pendidikan dan pelatihan kompetensi profesi halal dapat terwujud.

Hal ini sejalan juga dengan pengalaman Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebagai mahasiswa maupun akademisi dan dimana pun mereka berada, mereka memiliki kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat, guna memberikan manfaat seluas-luasnya.

“Ya ini menjadi harapan kita bersama ke depan dalam mewujudkan MBKM,” harapnya.

 

Penulis: Rahmat Nur Madani (Hamka)

More Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Most Viewed Posts
Menu