Wah! Sobat muda, Kabar membanggakan datang dari mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Naufal Wahib, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Orasi Ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Annuqayah, Madura. Kompetisi ini menjadi salah satu pengalaman baru bagi Naufal karena ia sebelumnya lebih sering mengikuti lomba Syarhil Qur’an dan pidato. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan keberaniannya untuk mencoba bidang yang berbeda.
Lomba Orasi Ilmiah ini berlangsung secara daring dengan rangkaian pendaftaran mulai 17 Juli hingga 5 September 2026. Peserta kemudian mengumpulkan karya pada 6 September, sementara pengumuman pemenang dilakukan pada 15 September 2026. Meski sebagian besar rangkaian lomba dilakukan secara online, acara penutupan dan pemberian hadiah digelar secara langsung di Universitas Annuqayah, Madura. Naufal pun hadir dalam acara tersebut sebagai salah satu peserta yang berhasil meraih penghargaan.
Bagi Naufal, mengikuti lomba ini bukan hal yang langsung mudah karena ia perlu menyesuaikan diri dengan gaya orasi ilmiah. Ia mengaku lebih terbiasa dengan Syarhil Qur’an dan pidato, sehingga harus banyak berlatih untuk menemukan cara penyampaian yang sesuai. “Tantangan terbesar bagi saya adalah beradaptasi dengan nada dan karakter orasi,” ungkap Naufal. Menurutnya, latihan menjadi bagian penting untuk membangun rasa percaya diri sekaligus memahami karakter orasi ilmiah.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Naufal berhasil mendapatkan Juara 3 setelah melewati proses latihan dan persiapan yang cukup. Ia juga menyebut doa dan dukungan dari orang tua serta teman-temannya menjadi salah satu hal yang membuatnya semakin semangat mengikuti kompetisi. Bagi Naufal, penghargaan ini bukan sekadar soal mendapatkan juara, tetapi juga tentang pengalaman dan keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru.
“Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa meraih Juara 3 dalam lomba Orasi Ilmiah,” tutur Naufal. Ia berharap pencapaian ini bisa menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan kemampuan berbicara dan berani mengikuti kompetisi lainnya. Pengalaman yang didapat selama lomba juga menjadi bekal baginya untuk terus belajar dan berkembang. “Semoga ini menjadi langkah kecil untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan yang terbaik ke depannya,” pungkasnya.
Penulis & Editor: Nakhwatunnida (Kiva)