Sobat Muda, kabar terbaru datang dari rapper asal Amerika Serikat, Macklemore. Tur bertajuk Macklemore and Friends: Free Palestine Tour yang membawa pesan solidaritas untuk Palestina resmi sold out. Tiket untuk tiga pertunjukan di Dublin, Paris, dan London berhasil terjual habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Respons tersebut membuat Macklemore mengaku terkejut sekaligus takjub melihat antusiasme para penggemarnya.
Tur ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober 2026 di tiga kota, yaitu Dublin, Paris, dan London. Macklemore menyebut konser tersebut disiapkan dalam waktu yang cukup singkat bersama komunitas dan para musisi. Selain menjadi pertunjukan musik, tur ini juga dirancang sebagai wadah untuk menggalang dana serta menunjukkan solidaritas kepada Palestina. Seluruh hasil dari konser tersebut nantinya akan disalurkan kepada organisasi yang mendukung masyarakat Palestina.
Antusiasme yang besar dari penonton menjadi hal yang cukup mengejutkan bagi Macklemore. Melalui media sosialnya, ia menyampaikan rasa terima kasih karena tiga pertunjukan yang digelar mendapat dukungan besar dari publik. Menurutnya, respons tersebut menunjukkan bahwa musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dan membangun aksi bersama. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Macklemore menggunakan panggungnya untuk menyuarakan solidaritas.
Tur Free Palestine ini muncul setelah Macklemore tidak lagi menjadi bagian dari tur Ed Sheeran. Sebelumnya, Macklemore memang beberapa kali menyampaikan dukungannya terhadap Palestina melalui penampilannya di atas panggung. Setelah kabar tersebut mencuat, ia kemudian memilih membuat rangkaian konser sendiri yang secara khusus membawa pesan solidaritas dan penggalangan dana.
Buat kamu yang mengikuti perkembangan musik internasional, aksi Macklemore ini menunjukkan bagaimana seorang musisi dapat menggunakan popularitas dan panggungnya untuk menyampaikan isu yang dianggap penting. Terlepas dari berbagai perdebatan yang muncul, sold out-nya tur tersebut menunjukkan adanya perhatian besar dari penonton terhadap konsep konser yang dibawanya. Macklemore sendiri melihat dukungan tersebut sebagai bentuk aksi kolektif melalui musik.
Penulis: Fafiru Thoyib (Ditho)
Editor: Nakhwatunnida (Kiva)