Setelah lama fokus di dunia akting, Ariana Grande akhirnya balik lagi ke industri musik. Penyanyi asal Amerika Serikat itu resmi merilis album studio kedelapannya yang berjudul petal lewat label miliknya, Babydoll Music, bersama Republic Records. Kabar ini langsung disambut antusias sama para Arianators, sebutan buat penggemar setia Ariana Grande, yang udah lama nungguin comeback-nya.
Album ini jadi karya terbaru Ariana setelah eternal sunshine yang rilis pada Maret 2024. Di petal, Ariana ngasih warna musik yang cukup beda dari biasanya. Ia memadukan pop, R&B, synth-pop, new wave, sampai dream pop dalam satu album. Lewat wawancaranya di Apple Music, Ariana bilang kalau kali ini ia nulis lagu dari sudut pandang yang lebih jujur. Bahkan, ada banyak emosi yang sebelumnya nggak pernah berani ia tuangkan ke dalam lagu.
Album ini berisi 12 lagu, mulai dari kiss me, hate that i made you love me, petal, stay, oh well, big feelings, freak, warning signs (interlude), like i do, never get over me, bad thing (bunny hop), sampai nowhere, nobody. Kalau dilihat dari lirik dan konsepnya, petal banyak ngomongin soal proses melepas masa lalu, menghadapi rasa sakit, dan belajar berdamai sama diri sendiri.
Buat para Arianators, comeback kali ini jelas jadi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Selain karena akhirnya Ariana kembali merilis album baru, banyak juga yang penasaran sama sisi baru yang ia tunjukkan lewat petal. Dengan konsep yang lebih berani dan nuansa musik yang fresh, album ini jadi bukti kalau Ariana masih terus berkembang dan nggak takut buat mencoba hal-hal baru.
Penulis: Tsania Firda Noorrahmah (Chelsea)
Editor: Nakhwatunnida (Kiva)