Tiga mahasiswa keren dari Program Studi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang baru saja menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Tim yang beranggotakan Hilma, Meri, dan Ahdina ini sukses meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diadakan oleh ISMAFARSI Indonesia pada 11 Juli 2026. Lewat ide berjudul “Roadmap Implementasi Supplementary Prescribing Berbasis Digital”, mereka berhasil menyingkirkan kompetitor lain dari kampus ternama. Gagasan ini berfokus pada kolaborasi digital antara dokter dan apoteker demi memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi pasien.
Di balik kemenangan yang mereka peroleh, ternyata ada perjuangan yang gak main-main selama proses kompetisinya. Mereka harus menyusun seluruh karya ilmiah ini secara daring karena terhalang jarak dan waktu liburan kuliah yang berbeda kota. Hebatnya, keterbatasan fisik itu sama sekali tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap aktif berdiskusi lewat room chat. Dalam waktu lima hari, naskah ilmiah yang berbobot berhasil mereka rampungkan dengan sangat rapi dan matang. Ditambah lagi, mereka hanya butuh waktu tiga hari untuk merampungkan presentasi yang mampu memukau para juri.
Prestasi luar biasa ini akhirnya menjadi bukti nyata kalau jarak dan waktu bukanlah penghalang buat menciptakan sebuah karya yang berdampak luas. Bagi Hilma dan timnya, kemenangan manis ini menjadi booster semangat yang besar untuk terus mengeksplorasi kompetisi ilmiah berikutnya. Mereka juga membagikan pesan motivasi yang menyentuh banget buat sesama mahasiswa yang masih ragu buat berkembang. Intinya, kita gak boleh takut gagal ataupun bingung saat ingin memulai sesuatu yang baru dalam hidup karena sebuah pencapaian yang besar selalu lahir dari keberanian kecil untuk mengalahkan rasa takut yang ada di dalam diri sendiri.
Penulis: Muhammad Rohibul Fahmi (Raven)
Editor: Nakhwatunnida (Kiva)